Batam, Indonesia langitandy@gmail.com

hidup adalah pilihan, tergantung kita nyetirnya mau gimana.

22 Juli 2016

Dalam Buram Aku Masih Bisa Melihat Ibuku








Dalam buram aku masih bisa melihat ibuku
ya, aku mengenalinya
diamnya, senyumnya, aku kenal.
meski dalam gelap sekalipun
aku sungguh tau apa yang dia rasa
pedihnya, sedihnya, aku paham
tak kan pernah berkecuali
sedikit pun tak kan berkecuali

kemanakah daya ku..???
izinkan lah aku buat dia tertawa di dalam buram.








14 Juni 2016

Malas Yang Membatu

       




      Blog yang berdomain TLD tapi jarang ngasih postingan, itu sama saja rasanya kayak e'ek tapi gak cebok. Mungkin itulah yang dialami blog ini, sudah sebulan lebih gak ada postingan. Dan dua buah postingan terakhir pun postingannya abal-abal yang tak jelas arah tujuan hidupnya. Cuma kasih postingan dua buah foto yang kurasa tampan tapi padahal gak sama sekali. Sekedar mengisi kekosongan akan hausnya blog ini pada tulisan-tulisan sang empunya blog.

      Tak perlu rasanya mengutarakan beribu alasan untuk membela diri. Memang akunya yang begini, dan tak perlu diberi ampun sama sekali. Rasa malas yang bertubi-tubi yang telah membatu sekian lama sehingga dimana aku tak berdaya akan terpaan angin kemalasan yang membuatku terombang ambing tak tentu arah di blantika tulis menulis Indonesia. Malas yang tak berkesudahan atau malas yang membatu adalah kata yang tepat dan patut di apresiasi akan prestasi yang gilang gemilang ini. Sebenarnya aku pernah mencoba membela diri pada postingan tahun  2013 silam, yang berjudul "Karena Ehh Karena". Itu adalah pembelaan karena tidak mengakui rasa malas ini sepertinya.

       Sedikit bercerita mengapa begini mengapa begitu, mengapa dua bulan ini aku bisa memiliki sifat malas yang membatu, maka inilah awal dari permasalahan tersebut. Berawal dari kedatangan seorang sanak family dari kampung untuk merantau ke Batam bersamaku. Yang pada akhirnya saya pun sibuk mencari pekerjaan buat dia, fokus pada hal tersebut membuat ku lupa pada blog ini sejenak. Dan setelah mencari kesana kemari tapi hasil yang di dapat nihil bin syu'aib, maka kami putuskan untuk berwirausaha kecil-kecilan dengan membuka usaha Bandrek STMJ. Dan Alhamdulillah dengan berjualan Bandrek berjalan lancar dan hasilnya lumayan. Sodaraku ku senang akupun itu senang. Tapi ya yang namanya usaha di kaki lima pinggir jalan aku juga ikut membantu untuk sekedar membuka dan menutup usaha tersebut. pekerjaan ini lumayan bisa bikin saya lemes karena menguras tenaga, secara saya pulang kerja jam 5 sore, sesampainya di rumah langsung mandi kemudian pergi lagi untuk membuka bandrek.Usaha tersebut kami buka biasanya pada jam 6 sore atau selesai sholat maghrib dan tutup sekitar jam 4 atau jam 5 subuh. Akhirnya akupun punya kesibukan baru dalam dunia tarik suara eh usaha bandrek. heheheh...

       Dan pada akhirnya blog pun tidak terurus, tak ada inspirasi lagi ingin menulis. Bukan karena tak ada waktu, tapi memang malas ku yang membatu. Setelah bantu-bantu untuk membuka usaha bandrek mulai dari dorong-dorong gerobaknya sampai angkat meja dan kursi, jam sepuluhan aku pun baru pulang kerumah. Sampai dirumah istirahat, buka-buka laptop bukannya ngurus blog tapi main game sampe ngantuk. Hadewh....malas yang membatu.

      Tapi malam ini aku coba paksakan diri menulis di blog ini walau tak ada inspirasi. Kucoba abaikan game, kucoba abaikan video-video konyol di youtube, kucoba abaikan sosmed-sosmed yang lain untuk menulis postingan ini. Karena sayang banget rasanya udah beli domain tapi gak pernah ada tulisannya. Padahal dulu aku sengaja beli domain biar nulisnya tambah giat. Tapi ternyata itu tak cukup membantu. Dan semoga pada malam hari ini aku bisa CLBK lagi dengan dunia tulis menulis. Karena menulis adalah hobi walaupun tulisanku belum mempunyai skill yang mumpuni dan jarang ada manfaatnya hahah. Bismillah....:mari mulai belajar lagi".












25 April 2016

23 April 2016

30 Maret 2016

Mintalah Uang Sama Helikopter







Menderu-deru suara helikopter, mengagetkan lamunanku. Dengan riang aku berlari keluar dari rumah bersama adik-adikku mengejar-ngejar helikopter tersebut. Kami bagai cacing kepanasan, memecah heningnya siang, melawan terik panasnya, hilang sedih yang tengah merajuk berganti tawa-tawa para bocah lugu tak berdosa. Ibu hanya hanya bisa tertawa terpingkal-pingkal sampai mengeluarkan air mata. Dari raut wajahnya, aku tahu bahwa dia sangat terkejut. Dia tertawa ngakak, tapi tak bisa sembunyikan laranya.

Kami berlari, melompat-lompat, tak tentu arah. kepala kami bertiga hanya mendongak keatas, hanya tertuju pada sang helikopter yang tak mau turun untuk singgah sebentar. kami berteriak-teriak kegirangan, meneriakkan hal yang membuat tawa ibu semakin pecah. " HELIKOPTER.....MINTA UANG SEKARUNG....!!!". Berulang-ulang dan berganti-gantian kami saling menyahut dengan kata-kata yang sama. 

Sampai letih kaki kami karena melompat terlalu tinggi, sampai lelah kami berkeringat karena berlari. sampai serak suara karena berteriak dengan nada tinggi. Tapi sang helikopter tak mau berhenti, Sang helikopter hanya berlalu begitu saja, tak mau menjatuhkan sekarung uang untuk mengabulkan permintaan kami. Helikopter pun berlalu tak hiraukan bocah-bocah lugu. 

Dan ibu, dengan senyumannya memanggil kami untuk segera pulang. " UDAH..UDAH..SINI PULANG TIDUR SIANG. MUNGKIN HARI INI BUKAN REJEKI KITA".



*Sebelumnya*



Pagi menjelang siang, aku dan kedua adik ku kompak minta uang jajan pada ibu. Setengah memaksa kami bertiga merengek-rengek minta uang, tapi entah kenapa ibu tak mau memberikannya hari ini. Sudah berbagai alasan beliau berikan, tapi kami tak mau mendengar. Kami tetap saja meminta tanpa mau mendengar apapun dari ibu.

"Maakkk minta jajan...!!!". Rengek adik ku yang paling kecil

"mamak hari ni gak da uang, nti tunggu ayah pulang aja.." jawab ibu.

"gak mau mak... kami maunya sekarang...!!!. 

"iyaa mak...kami mau jajan sekarang. kami mau beli es rujak..." aku pun ikut menimpali

"mak...minta jajan...!!!".

"maaakkk...minta jajan...!!!".

maaakk....minta jajan...!!!". 


Bertiga kami bergantian merengek-rengek minta uang jajan sambil menarik-narik sarung ibu. Mungkin karena kesal, melihat bocah-bocah yang tidak mau mengerti dengan keadaan dan sebenarnya memang belum mengerti. Ibu pun menimpali rengek kami.



"Hari ni mamak gak punya uang, karena helikopter gak da turun. Nanti...klo helikopter datang baru kita minta uang..".


"ahhk...mana da. bohong aja mamak ni..." saut ku tidak percaya.


"memang iya mak...? nti klo helikopter lewat adek mau minta uang yang banyak ya mak.." kata adikku dengan senyum sumringahnya.

"iya bener..nanti klo lewat minta aja,,,'' jawab ibuku


"bang..bang...nanti kita minta sekarung ya bang. ayok kita tidur dulu bang. kita tungguin helikopter." dengan semangat sang adik meredakan kekesalan ku. 



Note: gambar diambil dari google dengan di edit seadanya.

23 Maret 2016

Nyanyian surau

subuh ini begitu sepi.
sungguh dingin yg kurasa.
mereka mendirikanku.
tapi mengapa tak memakmurkanku.
cuma si tua renta itu yg temaniku.
sujudnya sudah cukup menghangatkan hatiku.
walau sebenarnya belum cukup hangat.
sungguh kasian dia.
dia sebagai muadzin.
dia yang iqamah.
dia sebagai imam.
dia juga sebagai ma'mum.kemana yg lainnya.
dia sudah tak kuat lagi untuk berdiri.
dia seorang sungguh belum cukup menghangatkanku.
aq ingin banyak orang yg bersujud disini
menghangatkan hatiku dan menggetarkan tiangku.
sudah lama aq tak merasakannya.

ah...mungkin mereka beribadah di rumah.
subuh yg bgitu dingin ini, membuat mereka enggan kluar rumah.
tak mengapa, aq maklumi itu.
dzuhur nanti pasti mereka datang.
smoga bisa obati kerinduanku.
12 Desember 2012





8 Maret 2016

Saat Bulan Bertanya Tentang Manfaat Gerhana Matahari





       Kemarin malam, Bulan bertanya padaku. Pertanyaannya simple, tapi membuat ku berfikir sejenak. "Apasih manfaat gerhana matahari itu..???". Ya hanya itu sajalah pertanyaannya. Pertanyaan yang gampang dan mungkin saja ada di sebagian benak anak manusia. Jika aku menafsirkan dari pertanyaan itu dan jika dalam bahasa kasarnya adalah "apasih untungnya gerhana matahari itu buat kita?. mau gerhana matahari kek mau gerhana bulan kek, apa untungnya sama kita??. Dan pasti, jawaban pun sangatlah gampang. Tinggal nyari di google banyak sekali di jabarkan tentang manfaat gerhana matahari itu sendiri. Manfaat dari segi kesehatan mungkin, manfaat dari segi ilmu pendidikan mungkin, manfaat untuk penikmat keindahan alam karena terhibur akan keindahannya, atau bahkan manfaat untuk para pencari berita untuk penulisan beritanya, atau bahkan lagi manfaat untuk seorang blogger yang menjadi ide menulisnya seperti saya ini. hehehe.... Banyak, banyak sekali manfaatnya kawan. Banyak manfaat yang bisa diambil dari fenomena alam seperti gerhana matahari ini.

       Tapi, sebenarnya itu bukanlah manfaat yang sesungguhnya. Itu adalah manfaat untuk masing-masing anak manusia itu sendiri bukan secara umum. Dan manfaatnya adalah kita sebagai umat manusia semakin ingat kepada Allah SWT sang pencipta. kita jadi tahu tanda-tanda kebesarannya. Kita menjadi takut akan azab-azabnya, dan banyak lagi tentunya. Intinya gerhana adalah tanda-tanda kebesaran Allah SWT yang seharusnya membuat kita semakin dekat pada-NYA. Semoga saja. amin...

        Sedikit mengutip hadist. Rasullullah bersabda: "Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah. Tidaklah keduanya mengalami gerhana karena kematian seseorang atau karena lahirnya seseorang. Jika keduanya mengalami gerhana, maka berdoalah kepada Allah dan sholatlah hingga gerhana selesai.." (HR. Bukhori dan Muslim). Dari kutipan hadist tersebut yang dapat saya pahami adalah bahwa gerhana matahari dan bulan merupakan suatu tanda akan kebesaran-NYA. Terjadinya gerhana bukanlah karena ada orang meninggal atau kelahiran seseorang. Jadi kita sebagai umat muslim gak boleh berfikir yang aneh-aneh seperti sirik atau berbau mistis lainnya. Karena di jaman yang serba modern ini, masih ada saja orang yang berfikirin KOLOT. Gerhana terjadi karena inilah, karena itulah. Atau akan terjadi inilah, terjadi itulah. Heran saya, percaya banget dengan hal-hal kayak gituan. Padahal dalam hadist tersebut sudah sangat jelas bahwa gerhana adalah tanda kebesaran sang pencipta dari beribu tanda yang lainnya. Agar kita selalu ingat pada-NYA, Allah SWT akan dengan sangat mudahnya mencipta dan mengatur jagad raya ini. Yang perlu kita lakukan hanyalah Dzikir mendekatkan diri kepada Allah dan sholat sunnah gerhana. itu saja, gak ada yang aneh-aneh kan. Jadi marilah kita tinggalkan pikiran KOLOT yang sudah membabi buta itu. Jangan sampe ada deh sesajen pas saat terjadi gerhana. wkwkwkwk....

Wassalam...




Google+

komunitas blog

Photobucket
Diberdayakan oleh Blogger.

Follow Us